Minggu, 22 Januari 2012

Kapan Akan Berakhir

Jadi, kapan rasa ini akan berakhir?

Aku tidak suka jika tiap kali aku mengingatmu air mata ku terus mengalir. Dan aku masih saja mengalirkan air mataku yang berharga untukmu.
Aku ingin hanya kenangan manis dan indah yang akan selalu terkenang diantara kita, tapi masih saja, ketika aku ingat betapa bahagianya kita waktu itu, air mata ku kembali mengalir. Menyesal atas kesalahpahaman yang terjadi.

Sempat terfikir untuk kembali ke masa itu, ketika kita hanya sekedar "teman", tidak lebih. Aku tak kan merasakan sakit ini, aku tidak akan menangis terlalu banyak, aku hanya akan tertawa dan tertawa sepanjang hidupku bersamamu temanku.

Tapi kembali kuingat, jika hari itu Minggu, 10 Juli 2011 kamu tidak menyatakan cintamu padaku, mungkin aku tidak akan pernah merasakan hangatnya cintamu, lembutnya kasihmu dan nikmatnya belaian tanganmu. Aku tidak akan pernah tahu bagaimana rasanya dicintai.

Kurasa, aku tidak ingin melupakanmu, terus mengingatmu, sedih tentangmu, itu adalah pilihanku. Pilihanku untuk terus mencintaimu meski kau tidak mencintaiku lagi. Aku terlalu takut untuk kehilanganmu, tiap kali aku mulai sedikit melupakanmu, aku kembali menulis, mengingat dan merasakan kembali masa itu. Sangat jelas bahwa aku benar-benar tidak ingin melupakanmu.

Apakah kamu tahu cara untuk membantuku melupakanmu? Memberiku paksaan agar aku tidak menangis lagi untukmu? Kalau menunggu niatku untuk melupakanmu, mungkin masih lama, selama itu aku akan terus menangis untukmu, terus mengganggumu dengan pesan-pesan cintaku. Jadi aku memintamu memberiku sesuatu agar aku terpaksa harus melupakanmu.

Aku benar-benar mencintaimu dengan setulus hatiku

PS. Jika nanti kamu mulai membuka hatimu untuk jatuh cinta lagi, dan aku belum dimiliki siapapun, maukah kau katakan cinta itu untukku sekali lagi????????

Tidak ada komentar:

Posting Komentar